Jumat, 15 April 2016

Unknown

Konfigurasi Dasar OSPF

Open Shortest Path First (OSPF) adalah sebuah protokol routing otomatis (Dynamic Routing) yang mampu menjaga, mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network mengikuti setiap perubahan jaringan secara dinamis. Pada OSPF dikenal sebuah istilahAutonomus System (AS) yaitu sebuah gabungan dari beberapa jaringan yang sifatnya routing dan memiliki kesamaan metode serta policy pengaturan network, yang semuanya dapat dikendalikan oleh network administrator. Dan memang kebanyakan fitur ini diguakan untuk management dalam skala jaringan yang sangat besar. Oleh karena itu untuk mempermudah penambahan informasi routing dan meminimalisir kesalahan distribusi informasi routing, maka OSPF bisa menjadi sebuah solusi.
OSPF termasuk di dalam kategori IGP (Interior Gateway Protocol) yang memiliki  kemapuan Link-State dan Alogaritma Djikstra yang jauh lebih efisien dibandingkan protokol IGP yang lain. Dalam operasinya OSPF menggunakan protokol sendiri yaitu protokol 89.
Cara Kerja OSPF
Berikut adalah sedikit gambaran mengenai prinsip kerja dari OSPF:
  • Setiap router membuat Link State Packet (LSP)
  • Kemudian LSP didistribusikan ke semua neighbour menggunakan Link State Advertisement (LSA) type 1 dan menentukan DR dan BDR dalam 1 Area.
  • Masing-masing router menghitung jalur terpendek (Shortest Path) ke semua neighbour berdasarkan cost routing.
  • Jika ada perbedaan atau perubahan tabel routing, router akan mengirimkan LSP  ke DR dan BDR melalui alamat multicast 224.0.0.6
  • LSP akan didistribusikan oleh DR ke router neighbour lain dalam 1 area sehingga semua router neighbour akan melakukan perhitungan ulang jalur terpendek.
Konfigurasi OSPF - Backbone Area
OPSF merupakan protokol routing yang menggunakan konsep hirarki routing, dengan kata lain OSPF mampu membagi-bagi jaringan menjadi beberpa tingkatan. Tingakatan-tingkatan ini diwujudkan dengan menggunakan sistem pengelompokan yaitu area.
OSPF memiliki beberapa tipe area diantaranya:
  • Bakcbone - Area 0 (Area ID 0.0.0.0) -> Bertanggung jawab mendistribusikan informasi routing antara non-backbone area. Semua sub-Area HARUS terhubung dengan backbone secara logikal.
  • Standart/Default Area -> Merupakan sub-Area dari Area 0. Area ini menerima LSA intra-area dan inter-area dar ABR yang terhubung dengan area 0 (Backbone area).
  • Stub Area -> Area yang paling "ujung". Area ini tidak menerima advertise external route (digantikan default area).
  • Not So Stubby Area -> Stub Area yang tidak menerima external route (digantikan default route) dari area lain tetapi masih bisa mendapatkan external route dari router yang masih dalam 1 area.


Studi Kasus
Kali ini kita akan mencoba melakukan implementasi untuk konfigurasi Backbone - Area 0 pada OSPF. Adapun langkah-langkahnya cukup mudah. Disini kami mempunyai 3 router dengan masing-masing router memiliki jaringan LAN. Kita akan mencoba supaya setiap jaringan LAN pada ketiga router tersebut bisa saling komunikasi tanpa kita tambahkan rule static route secara manual. Untuk gambaran topologi bisa dilihat pada tampilan berikut. 




Konfigurasi dari setiap router juga sama tidak ada perbedaan. Langkah awal kita masuk pada menu Routing -> OSPF -> Network. Kemudian tambahkan network yang terdapat di router.



OSPF Networks - Router Pertama 


OSPF Networks - Router Kedua 


OSPF Networks - Router Ketiga 
Setelah kita menambahkan network pada masing-masing router, jika kita melihat pada OSPF -> Interfaces maka secara otomatis akan muncul interface router dimana network tersebut terpasang. Dengan kita menambahkan network itu secara otomatis pula OSPF pada masing-masing router telah aktif.
Pada menu IP -> Routes juga akan ditambahkan secara dinamis rule routing baru dengan flag DAo (Dinamic, Active, Ospf).

 

Nah, sampai pada langkah ini seharusnya jika kita melakukan test ping maka setiap jaringan lokal sudah bisa reply. Dan berarti konfigurasi untuk OSPF Backbone (Area 0) telah selesai. Cukup mudah bukan?!.
Read More
Unknown

Membuat User Manager




UserManager 
UserManager merupakan fitur AAA server yang dimiliki oleh Mikrotik. Sesuai kepanjangan AAA (Authentication, Authorization dan Accounting), UserManager memiliki DataBase yang bisa digunakan untuk melakukan autentikasi user yang login kedalam network kita, memberikan kebijakan terhadap user tersebut misalnya limitasi transfer rate, dan juga perhitungan serta pembatasan quota yang dilakukan user kita nantinya. 

UserManager ini akan memudahkan kita yang ingin membuat layanan internet publik secara luas, misalnya hotspot-hotspot di cafe, mall, hotel dan sebagainya, karena dengan menggunakan UserManager ini kita cukup membuat 1 account user, dan account user tersebut bisa digunakan atau diakses dari router-router Hotspot yang sudah kita pasang. 

Informasi service yang bisa kita simpan dalam database UserManager meliputi: 
  • HotSpot users.
  • PPP (PPtP/PPPoE) users.
  • DHCP Lease.
  • Wireless AccessList.
  • RouterOS users.

Hotspot Server 

Salah satu fitur terkenal di dalam mikrotik yang merupakan salah satu metode untuk memberikan akses/layanan internet di area public dengan melalui proses autentikasi, media yang digunakan bisa menggunakan kabel ataupun wireless. 

Cara kerja dari hotspot server ini dalam bentuk sederhana, hotspot akan melakukan block semua akses user dan user akan diminta untuk melakukan login via web browser. Apabila username dan password yang diisikan oleh user cocok dengan database hotspot, maka layanan akses akan diberikan. 

Kami akan memberikan contoh konfigurasi bagaimana cara mengintegrasikan 2 hotspot server yang sudah ada di 2 router yang berbeda (router A dan router B) dengan sebuah database UserManager yang akan terpasang di salah satu router (router A). 

Topologinya bisa seperti berikut : 
topologi 

Topologi yang digunakan 

Instalasi UserManager 
By default, UserManager belum terinstall pada Mikrotik, anda bisa menginstallnya secara gratis dengan mendownload packagenya di halamanhttp://routeros.co.id . Anda pilih versi yang sama dengan router anda dan kemudian package "all_package-tipe-versi.zip". Extract file tersebut dan didalamnya akan ada package "userman-versi-versi.npk". 
Upload file tersebut ke router menggunakan FTP, atau bisa juga anda lakukan drag n drop dari PC anda ke jendela menu FILES yang ada di winbox router anda. Jika proses upload sudah selesai, tekan tombol sistem - reboot agar package diinstall oleh router. 

 
Upload file ke router 

Konfigurasi pada Hotspot
 
Konfigurasi ini dilakukan setelah hotspot server sudah dibuat di dalam router kita. Jika anda belum melakukan hotspot server, anda bisa mengikuti panduan yang ada di halaman ini . 
1. Masuk di menu IP - Hotspot - Sever Profiles, pilih profil yang digunakan oleh hotspot kita (contoh disini menggunakan profil hsprof1), dalam tab "RADIUS" centang parameter Use Radius, setelah itu klik tombol Apply (dilakukan di router A dan router B). 
 
Setting server profile 

2. Langkah selanjutnya masuk menu Radius di menu utama winbox, kemudian klik Add (+). karena kita menggunakan Hotspot centang parameter “Hotspot”, kemudian tentukan address dan secret : 
  • di router A, karena hotspot server dan Radius Server masih dalam satu router maka untuk Address kita isi dengan “127.0.0.1” , isi secret dengan kombinasi key yang unik misalnya : 123456

Pengaturan Radius di router A

  • di router B, karena hotspot server dan radius server sudah berbeda router, maka untuk address harus kita isikan dengan salah satu IP yang ada di router A. Disini kami berikan contoh “192.168.5.215”, isikan secret, bisa berbeda dengan Router A atau bisa Sama


Pengaturan Radius di router B
Cukup 2 langkah ini yang diterapkan di router kita untuk membuat hotspot server bisa berintegrasi ke database UserManager kita. 

Konfigurasi UserManager Router A 
Untuk mengakses database UserManager kita, kita bisa gunakan webbrowser dan mengetikkan alamat http://ip.routerA/userman. Untuk default login bisa menggunakan username = admin , password kosong. 

 
Tampilan halaman login UserManager 

Tambahkan di menu “Routers” untuk menginformasikan Radius, router mana saja yang boleh akses kedatabase kita. Berarti kita perlu menambahkan 2 router, yaitu router A dan router B : 
Klik Add pilih New kemudian isikan parameter berikut
  • Parameter Name dengan nama routerA.
  • IP Address dengan “127.0.0.1”.
  • Shared secret kita sesuaikan dengan parameter secret yang ada di menu Radius.
  • Jika sudah tekan tombol Add. 

Penambahan Informasi Router A
Klik Add pilih New kemudian isikan parameter berikut
  • Parameter Name dengan nama router B.
  • IP Address dengan “192.168.5.223”.
  • Shared secret kita sesuaikan dengan parameter secret yang ada di menu Radius Router B.
  • Jika sudah tekan tombol Add. 

Penambahan informasi Router B
Langkah selanjutnya kita buat profile dan limitasi yang akan diberikan ke user
  • Pilih menu profile - Limitations - add new, iskan name, owner dan limitasi yang ingin diberikan, bisa quota, berapa lama bisa akses (uptime) atau semuanya bisa anda gunakan. Disini kami berikan contoh untuk limitasi akses hanya bisa 1 jam (1h pada uptime). 

Pembuatan Limitations 
  • Jika limitasi sudah dibuat, masuk ke tab profiles, bikin profile baru, isikan parameter name. Dan tekan tombol "add new limitations" untuk menerapkan limitasi yang kita buat sebelumnya

Pembuatan Profil
Langkah terakhir, kita tambahkan informasi user di menu user. Anda bisa gunakan tombol add - one (untuk menambah username dan password yang anda buat manual) atau menggunakan add - batch (UserManager akan menggenerate banyak username dan password). 
Jangan lupa, tentukan profilenya dengan profil yang sudah kita buat. 

 
Penambahan informasi user
Sampai di sini, router A dan router B sudah terintegrasi dengan database UserManager kita. username "user3" sudah bisa digunakan login di hotspot server yang ada di router A ataupun di router B. 
Read More

Minggu, 10 April 2016

Unknown

Setting Mikrotik RB750


Disini saya akan menjelaskan cara setting mikrotik RB750 / RB750G pertama kali. Dengan setting mikrotik rb750 kita bisa optimasikan jaringan/aktifitas client, mengatur keluar masuk trafik data. Kok perlu diatur? Bayangkan jika jalan raya tidak ada lampu lalu lintas atau rambu-rambu.
Mikrotik RB750 mempunyai konfigurasi default saat kita membelinya, yang langsung bisa dipakai untuk menjadi router. Tapi disini saya tidak menjelaskan konfigurasi yang ada, tapi kita  setting mikrotik RB750 dari dasar .


Pertama menggunakan :
Jika kita membeli perangkat Mikrotik RB750 di dalamnya sudah terdapat seting mikrotik RB750 default. Karena kita disini ingin belajar dasar setting router mikrotik, jadi kita perlu reset konfigurasi setting mikrotik RB750 kita.
Cara Reset Setting Mikrotik RB750
Di bagian ini saya akan mencoba menjelaskan bagaimana reset konfigurasi setting mikrotik RB750 kita. Yang kita lakukan pertama kali yaitu menghubungkan RB750 dengan PC atau  jaringan LAN kita dan reset setting konfigurasi default RB750
  • Konek kabel internet/WAN (contoh dari modem speedy) ke port 1, dan port 2-5 ke hub/switch LAN atau bisa langsung ke PC.
  • Set IP LAN komputer anda dengan setting otomatis (DHCP)
  • IP default mikrotik rb750 adalah 192.168.88.1 dengan default username “admin” password kosong. IP yang di dapat PC klien 192.168.88.2 sampai 192.168.88.254.
cara setting mikrotik rb750
Mikrotik RB750 ada 5 Port (Port 1 untuk ISP/WAN, Port 2-5 untuk client)
  • Masukan kabel utp dari modem speedy ke port 1 Mikrotik RB750
  • Masukan kabel utp dari port 2 ke switch/hub atau langsung ke PC Client
Setelah semua kabel terkoneksi dengan benar, anda cek IP Address PC client yang terhubung dengan mikrotik (Local Area Connection di set Automatic/DHCP)
Start > Control Panel > Network Connection > Klik 2x pada Local Area Connection > Klik tab Support
cara setting mikrotik rb750
cara setting mikrotik rb750
Ip Address yang diberikan otomatis Mikrotik untuk PC client 192.168.88.2 – 192.168.88.254 dengan gateway 192.168.88.1 (ip default router mikrotik)
Buka winbox, kalo belum ada download dari RB750 anda dengan browsing ke alamat IP mikrotik andahttp://192.168.88.1/winbox/winbox.exe
winbox mikrotik
Winbox Mikrotik
Login dengan username password default :
Login : admin
Password : kosong
Akan tampil dialog seperti ini
reset setting mikrotik rb750
Opening Wizard ^_^
Untuk mereset konfigurasi setting mikrotik RB750 klik “Remove Configuration” dan RB750 anda akan restart. Koneksi kembali ke mikrotik tapi tidak dengan IP yg sebelumnya. Anda harus membuat Statik IP PC anda dulu.
Start > Control Panel > Network Connection > Klik 2x pada Local Area Connection > Properties >Klik 2x Internet Protocol (TCP/IP)
setting ip address komputer windows
Lanjut masukan IP address seperti diatas lalu klik OK
Karena RB750 belum ada settingan IP/masih kosong anda bisa login dengan winbox menggunakan MAC Address dengan klik tanda “
login mikrotik mac address
Klik MAC Address mikrotik RB750 dan Klik Connect. Yak, sekarang RB750 anda tidak ada konfigurasi sama sekali alias perawan jing jing.

Cara Setting Mikrotik RB750 Sebagai Router

Tujuan kita beli mikrotik emang buat apaan? ya buat jadi router donk ^_^ tapi  bagian kerennya kita setting dari paling dasar konfigurasi mikrotik sebagai router.
Atur masing-masing port pada setting mikrotik rb750
Misalnya anda berencana untuk setting Port 1 > untuk koneksi ke internet/modem dan Port 2 > untuk ke hub/switch LAN klien. Karena disini kita bebas mau posisi port kayak apa.
Klik menu “Interfaces” pada menu kiri winbox
setting mikrotik
Diatas ada jumlah interface/port pada mikrotik anda (dalam rb750 5 port)
ether1 > port 1
ether2 > port 2
dan seterusnya……
Dan kasus kali ini kita gunakan hanya 2 port, yaitu ether1 dan ether2
Pertama yang kita lakukan adalah mengganti nama masing2 interface supaya kita lebih mudah mengetahui ether itu untuk koneksi kemana.
setting mikrotik
NOTE : Untuk mengganti nama masing2 interface untuk “ether1” jgn dihilangkan cukup tambahkan “-internet” untuk lebih memudahkan mengetahui itu port brp.

Konfigurasi IP Address pada masing-masing Interfaces

Klik Menu IP > Addresses > klik tanda “+”
Set IP address masing2 interfaces, untuk subnet IP address bebas sesuai selera Anda. Untuk contoh saya menggunakan :
Ether1-internet : 192.168.0.2/24
Ether2-lan : 192.168.1.1/24
setting mikrotik
NOTE : Anda perhatikan pilihan “Interface” untuk masing2 IP Address, pastikan di interfaces yg benar.
Cek koneksi ke modem dan PC client anda, dalam kasus IP modem speedy anda 192.168.0.1 dan IP PC klien anda 192.168.1.2 (udah tau kan masukin IP Address di windows? kalo lupa scroll ke atas lagi gan ^_^)
Cek koneksi rb750 ke modem, masuk ke “New Terminal” di kiri menu
Ketik “ping 192.168.0.1” (192.168.0.1 adalah IP address modem)
Jika reply, koneksi dari mikrotik ke modem sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah
Cek koneksi rb750 ke pc client, ke “New Terminal” di kiri menu.
Ketik “ping 192.168.1.2” (192.168.1.2 adalah IP pc anda)
Atau cek sebaliknya ping dari PC Client ke mikrotik anda
Ketik “ping 192.168.1.1” didalam CMD (192.168.1.1 adalah IP mikrotik anda)
Jika reply, koneksi dari mikrotik ke PC client sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah
Ctrl-C untuk stop aktifitas PING dalam New Terminal

Cara Setting Mikrotik RB750 untuk terkoneksi dengan internet

Yang pertama kali yang harus kita lakukan yaitu membuat RB750 anda terkoneksi terlebih dahulu dengan internet. Setting IP Gateway mikrotik rb750 ke modem speedy anda. Dan pastinya modem speedynya aktif internetnya.

Setting IP Gateway Dengan Winbox

Klik Menu IP > Routes > klik tanda “+”  dan masukan ip modem spedy anda contoh yang saya pakai adalah 192.168.0.1 pada kolom Gateway. Yang lain biarkan saja
setting gateway mikrotik rb750

Cara Setting DNS Di Mikrotik Dengan Winbox

Klik menu winbox  “IP > DNS > Setting “
Isi dengan DNS Server yang ISP Anda berikan
setting mikrotik rb750
Klik tanda panah bawah jika anda mempunyai IP DNS lebih dari satu. Centang “Allow Remote Requests” untuk menjadikan setting mikrotik RB750 anda sebagai DNS server.
Jika tidak ada setting yang salah harusnya RB750 anda sudah terkoneksi dengan internet
Cek dengan New Terminal
ping detik.com
Jika reply, koneksi rb750 ke internet sudah benar
Jika Request Time Out, settingan ada yang salah
Loh kok pc client belum bisa internet? Ya iya donk, nih kita lanjutin buat setting koneksi internet untuk PC Client

Cara Setting NAT di Mikrotik Dengan Winbox

Setting NAT pada winbox di menui “IP > Firewall > NAT > lalu klik tanda “+” ”
setting mikrotik rb750 sebagai router
Pada menu Chain pilih srcnat lalu klik tab Action dan pilih masquerade trus klik OK
Setelah itu kita lanjut setting IP addres pada PC client kita supaya bisa terkoneksi dengan mikrotik dan internet

Setting IP address pada komputer klien

setting mikrotik rb750 sebagai router
Kemudian coba dengan aktifitas internet di PC klien anda, jika setting mikrotik rb750 anda sudah benar maka PC klien anda sudah bisa ber internet ria.
Read More

Senin, 28 Maret 2016

Unknown

Setting Access Point Menjadi Repeater



Pada kesempatan kali ini kita akan mengkonfigurasikan access point menjadi sebuah repeater, langsung saja :

1. Menetapkan IP statis sebagai 192.168.0.10 untuk komputer Anda .
2. Buka Internet Explorer atau google chrome jga boleh dan ketik alamat IP akses titik
Read More

Kamis, 15 Oktober 2015

Unknown

Aktivasi Windows 10



                Bagi temen-temen yang lagi nyari-nyari aktivasi windows 10 full bisa langsung didownload nih aktivatornya..

Download aktivasi Windows 10


Read More

Jumat, 10 Juli 2015

Unknown

Download Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm Revolution CODEX


Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm Revolution CODEX adalah salah satu games terbaru yang terlaris dan paling disukai oleh para gamers anime. Setelah sukses dengan game sebelumnya yaitu Naruto Shippuden Ultimate Ninja Storm 3 Full Burst, kini telah dirilis lagi games yang jauh lebih bagus dibandingkan versi sebelumnya yang rilis belum lama ini. Anda yang sudah pernah mencoba versi sebelumnya dari games ini harus segera mencoba games
Read More

Senin, 22 Juni 2015

Unknown

Aktifasi Windows 8



Bagi Sobat-sobat yang windows 8nya belum aktif bisa langsung didownload nih aktivasinya.....

Download Disini
Read More

Kamis, 18 Juni 2015

Unknown

Instalasi dan Konfigurasi Debian 6

Read More

Rabu, 11 Februari 2015

Unknown

IP Network

     IP Network
Segmen jaringan, dengan kata lain bisa disebut juga sebagai pengelompokan suatu jaringan dengan batasan yang dibuat dan didefinisikan oleh router. Dalam satu jaringan LAN maka IP Network tentu akan sama.
 IP Broadcast
Alamat network broadcast IPv4 adalah alamat yang dibentuk dengan cara mengeset semua bit host menjadi 1 dalam sebuah alam
Read More

Minggu, 01 Februari 2015

Unknown

TROUBLESHOOTING PADA KEYBOARD

  Keyboard merupakan perangkat keras yang sangat penting, walaupun harga keyboard lebih murah dari perangkat yang lain, tetapi bayangkan bila sebuah komputer tanpa “keyboard”, maka komputer tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Jika troubleshooting pada keyboard muncul, maka anda tidak dapat bekerja sama sekali, berikut adalah gejala awal atau troubleshooting keyboard yang biasa muncul.
“Solusi troubleshooting pada keyboard”
Gejala tampilan keyboard yang error
Read More